JM Hot News - шаблон joomla Окна

Sebagai salah satu tindak lanjut MOU kerjasama penelitian antara Bappeda Pakpak Barat dengan BPTP Sumut bertempat

di ruang rapat Bappeda Kabupaten Pakpak Barat dilaksanakan seminar hasil Penelitian yang berjudul 'Analisa Produksi Katekin Gambir Pakpak Barat'. Kegiatan ini dihadiri oleh Bappeda dan OPD terkait, Tim Peneliti BPTP Sumut, Perumda PAL, PPL, Petani dan pengolah gambir.

Beberapa poin penting yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa saat ini ada 3 varietas gambir yang dibudidayakan oleh petani gambir di Pakpak Bharat yaitu varietas Brakrak, Siarang dan Cina. Hampir 90 % pertanaman menggunakan varietas Brakrak. Potensi peningkatan produksi gambir di Pakpak Barat masih bisa ditingkatkan dengan mempertimbangkan penggunaan bibit berkualitas, pemanfataan teknologi budidaya secara optimal, dan pengolahan produk yang efisien dengan menggunakan teknologi tepat guna.

Kemudian potensi peningkatan nilai tambah gambir layak dilakukan dengan menerapkan teknologi pengolahan gambir menjadi katekin. Keberhasilan pengembangan katekin bergantung pada optimalisasi pengembangan produksi gambir, on farm, pengolahan getah kering, pengolahan katekin dan informasi pasar.

Selanjutnya dari hasil analisa laboratorium diperoleh kadar kandungan Katekin Gambir Pakpak Barat mengandung kadar yg relatif tinggi berada pada kisaran 60 - 85%, tergantung pada metode pengolahan yang dilakukan.

Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini adalah optimalisasi on farm gambir untuk meningkatkan produksi dan kualitas, perbaikan teknologi pengolahan gambir untuk menghasilkan kadar katekin yang tinggi, pengembangan industri katekin dengan skala yang menguntungkan secara ekonomi dan promosi untuk memperluas pasar katekin Pakpak Bharat.

Dalam arahannya Kepala Bappeda Pakpak Bharat yang diwakili oleh Kabid Litbang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerjasama dan hasil penelitian yang telah dilakukan dan berharap kedepannya kerjasama penelitian seperti ini terus dilanjutkan.