JM Hot News - шаблон joomla Окна

Balitbangtan melalui Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) menyelenggarakan Bimtek Pemanfaatan Inderaja

untuk Pemutakhiran Lahan Baku Sawah yang berlangsung secara virtual. Peneliti BPTP Sumut yang mengikuti bimtek tersebut yaitu Ahmad Tohir Harahap, SP, MSi.

Bimtek ini bertujuan untuk memutakhirkan data Lahan Baku Sawah (LBS) dan menentukan teknik ubinan padi sawah yang berguna untuk menentukan provitas padi di lapang. Data provitas tersebut sangat diperlukan dalam menentukan tingkat produksi padi nasional pada SISCrop 1.0 yang telah dikembangkan Balitbangtan.

Bimtek dihadiri oleh Kepala Balitbangtan, Kepala BBSDLP, Kapus BIG, LAPAN, BBPadi, Kepala BPTP dan TIM Gugus Tugas-Sentinel BPTP seluruh Indonesia.
Kepala. Balitbangtan (DR. Fajri Jufri) dalam arahanya saat membuka acara secara resmi menyampaikan, bahwa salah satu tugas Balitbangtan adalah meningkatkan provitas pangan (pajale). Beliau berharap seluruh ke BPTP dan gugus tugas sentinel 1 membantu menyelesaikan dan mewujudkan tugas tersebut. Tim gugus harus segera turun ke lapangan mengambli sampel ubinan untuk Menyusun SISCROP dalam waktu satu bulan. Penysusnan Siscrop merupakan salah satu kontribusi Balitbangtan dalam masa pademi.
Materi Bimtek yang disampaikan adalah: 1) Pemetaan lahan baku sawah: oleh Pusat pemetaan dan integrasi tematik, BIG (DR. Lien Rosalina MM), 2) Pemanfaatan Citra Satelit untuk Identifikasi Sawah dan Pemantauan Padi oleh LAPAN (Bpk, Made Parsa, MSi), 3) Pengamatan Data Ubinan oleh BPS Kerawang (ibu Harni Dewi P.), 4) Metode Ubinan untuk Penelitian oleh BBPadi (ibu Suziana).

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan praktek survey ubinan dan penayangan video survei ubinan. Pada hari kedua, Bimtek dilanjutkan dengan diskusi teknis pelaksanaan verifikasi lapangan yang dihadiri oleh Tim gugus tugas SC dan Tim PRN Padi 04.

Pada sesi diskusi disepakati bahwa pengambilan sampel ubinan dilakukan sesuai dengan stardar BPS menggunakan alat ubinan dengan mecantumkan nilai kadar air gabah.

#panganuntuknegeri