JM Hot News - шаблон joomla Окна

Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) merupakan tanaman semak atau pohon kecil yang bercabang rendah, tingginya

sekitar 5 meter, ia masuk dalam famili Rataceae atau tanaman perdu. Tanaman ini tumbuh baik pada ketinggian 1,200-1,400 meter di atas permukaan laut (m dpl).

Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) merupakan bumbu masak khas Asia. Di daerah tanah batak toba disebut andaliman,di daerah Simalungun,Karo dan Dairi disebut tuba. di tanah Tapanuli Selatan disebut syiarnyar. Jenis rempah ini dapat dijumpai dalam kuliner Batak, sehingga orang di luar daerah mengenalnya sebagai “merica batak”.

Masakan khas batak seperti arsik dan saksang memerlukan andaliman sebagai bumbu yang tak tergantikan. Andaliman memiliki aroma seperti buah jeruk yang lembut namun “mengigit” sehingga menimbulkan sensasi kelu atau mati rasa di lidah (meskipun tidak sepedas cabai atau lada).

Rasa getir, kelu atau kebal dilidah ini disebabkan adanya kandungan hydroxy-alpha-sanshool pada rempah tersebut. Selain dalam masakan Batak, penggunaan andaliman dipergunakan dalam masakan di beberapa Asia timur dan selatan, seperti India.

Selain sebagai penyedap masakan, ada beberapa manfaat andaliman, yaitu

  1. Mengatasi anemia.
  2. Mencegah osteoporosis,
  3. Meredakan nyeri
  4. Menambah darah
  5. Meningkatkann daya tahan tubuh
  6. Meredakan peradangan
  7. Mencegah penyakit kronis

Catatan lain adalah kondisi tertentu yang membuat andaliman sebaiknya dihindari. Ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi andaliman karena keamanan dan berapa dosis yang tepat belum bisa dipastikan.Ada kemungkinan mengalami reaksi alergi seperti munculnya ruam, kulit gatal, bengkak, hingga dada terasa sesak. Jika muncul reaksi alergi, segera hentikan konsumsi andaliman.Selain itu, merica Batak juga bisa mempercepat proses cerna dan berpengaruh terhadap BAB. Beberapa orang mungkin merasakan manfaat untuk mencegah konstipasi, namun bagi yang pencernaannya bermasalah sebaiknya berhati-hati ketika akan mengonsumsi andaliman. Contohnya penderita penyakit Crohn, ulseratif kolitis, hingga sindrom iritasi usus.