JM Hot News - шаблон joomla Окна

BPTP Sumut sudah lama mengembangkan bawang merah dengan menggunakan TSS (True Shallot Seed). Apa Saja sih

keistimewaan dari TSS dibandingkan dengan umbi? Berikut adalah ringkasan singkat mengapa sobatani sebaiknya mencoba menggunakan TSS ini sebagai perbanyakan bawang merah:

TSS menghasilkan nisbah perbanyakan benih (umbi ke biji/TSS) yang tinggi  (1:200-300), memiliki daya simpan yang lama (>2 tahun) dan tidak ada masa dormansi sehingga penyediaan benih terjamin sepanjang tahun.

Penggunaan TSS menghasilkan tanaman yang lebih sehat karena penyakit bawaan benih dan virus lebih sedikit sehingga kegagalan panen dapat diminimalisir, dan juga produktifitasnya lebih tinggi.
Kebutuhan benih TSS untuk menghasilkan umbi bawang merah juga lebih sedikit (3-7 kg/ha) dibandingkan dengan benih umbi (+1-1.5 ton/ha), sehingga dapat  mengurangi biaya pembelian benih, mudah dalam pengangkutan dan  tidak memerlukan gudang penyimpanan yang luas serta transportasi khusus.  

Namun untuk memproduksi TSS diperlukan waktu produksi yang lebih lama (4 bulan) dibandingkan umbi, karena harus disemai terlebih dahulu sehingga dibutuhkan penangkaran khusus.