JM Hot News - шаблон joomla Окна

Jeruk Karo merupakan salah satu komoditas unggulan di Sumatera Utara. BPTP Balitbangtan Sumatera Utara merupakan instansi Litbang pertanian  yang melakukan kegiatan Pendampingan kawasan hortikultura komoditas jeruk di Sumatera Utara.

Hari  Rabu (13/03) Penanggungjawab kegiatan dan tim melakukan kunjungan ke desa Bandar Tongging kec. Merek dan desa Ujung Sampun kec. Dolar rakyat Kab. Karo. Dari hasil wawancara petani dan kunjungan ke kebun petani persoalan utama yang dihadapi petani jeruk adalah terdapat hama penyakit tanaman yang disebabkan oleh lalat buah, kemudian masalah modal dan harga serta pemasaran.

Informasi yang disampaikan ketua kelompok dan penyuluh swadaya desa bukit Kec. dolatrakyat, bahwa ada beberapa masalah yang dihadapi para petani masuk ke pasar modern, maka untuk penjualan buah jeruk tersebut petani menjual ke pedagang pengumpul yang datang langsung ke kebun petani dan diberi harga sesuai taksiran pedagang.

Dari permasalah tersebut kegiatan pendampingan akan dilakukan dengan pembuatan demplot buah berjenjang sepanjang tahun (Bujasenta) di Desa Ujung Sampun Kec.dolat Rakyat dan akan memfasilitasi pertemuan dengan lembaga keuangan yang dapat memberi bantuan permodalan petani.


 

Sosialisasi kalender tanam terpadu dilaksanakan di aula BPTP Sumatera Utara pada tanggal 2 Februari 2012. Tujuan kegiatan untuk adalah sebagai soft launching Kalender Tanam Terpadu yang dibuat oleh kementerian Pertanian bekerja sama dengan BMKG untuk mencapai surplus produksi beras tahun 2012 menuju swasembada pangan. Acara ini dihadiri oleh Bapak Manaf Panggabean, Bapak Wahyudin dan Bapak Joko Yulianto Ariantono dari BMKG Stasiun Klimatologi Klas 1 Sampali Medan, 21 orang penyuluh dari Bakorluh,dan pengkaji BPTP Sumatera Utara.

Masalah penggunaan dan pemanfaatan lahan bersifat dilematis mengingat peluang perluasan areal pertanian sudah sangat terbatas, sementara tuntutan terhadap kebutuhan lahan untuk perkembangan sektor industri, jasa, dan properti semakin meningkat. Disisi lain subsistem ketersediaan pangan berfungsi menjamin pasokan pangan untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk, baik dari segi kuantitas, kualitas, keragaman dan keamanannya. Berkaitan dengan hal-hal tersebut di atas, BPTP Sumut mengadakan Pelatihan Fasilitator Pertanian Perkotaan mendukung Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon 2011, dilaksanakan pada hari Selasa 22 Nopember 2011 bertempat di Aula BPTP Sumut. Kegiatan tersebut dilakukan di 6 (enam) propinsi (termasuk di Sumatera Utara.

Foto bersama peserta temu lapangSemangat petani untuk berusahatani kedelai ternyata masih cukup tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari antusiasme petani kedelai di sentra produksi kedelai Kabupaten Langkat, tepatnya di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Binjai pada saat panen kedelai sekaligus Temu Lapang pada kegiatan Demfarm dan uji VUB kedelai yang dilaksanakan oleh BPTP Sumut. Kegiatan Demfarm dan uji VUB kedelai tersebut merupakan kegiatan pendampingan SL-PTT kedelai tahun 2011.

Pelatihan Model Pengembangan Pertanian Perdesaan Melalui Inovasi (M-P3MI) dalam rangka meningkatkan pengetahuan petani tentang inovasi baru Di Kabupaten Mandailing Natal yang dilakukan pada tanggal 16 November 2011.