JM Hot News - шаблон joomla Окна

Ditengah merebaknya issu virus corona (covid 19) dan Pemerintah sudah menginstruksikan kepada warga untuk mengurangi

aktivitas diluar rumah dan social distance, sembari mematuhi itu kita juga harus menjaga kesehatan dan tentu saja juga menjaga asupan makanan dan gizi untuk menjaga stamina sehingga badan tetap fit (sehat).

Sementara itu penyediaan pangan tidak boleh berhenti..berikut kita sampaikan perkembangan kegiatan pengkajian bawang putih oleh Peneliti Balitbangtan BPTP Sumatera yang dilakukan di dua lokasi yang berbeda dan berbeda ketinggian tempat.

Bukan kita tidak perduli dengan himbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah (WFH) berhubung karena benih bawang putih sudah harus segera ditanam. Apabila tidak segera ditanam kemungkinan daya tumbuh dari pada benih bawang putih tersebut akan menurun bahkan tidak dapat tumbuh lagi karena masa dormansinya sudah habis.

Dengan berserah diri kepada sang penciptan dan menggunakan pelindung tubuh yang kita punya, hari ini (24 Maret 2020) kita melakukan aplikasi pupuk dasar di KP. Gurgur kab TOBASA dan di kab HUMBAHAS dilakukan penanaman di lapangan.

Peneliti dari BPTP Sumatera Utara Dr. Siti Maryam harahap, SP, MP sebagai penanggung jawab kegiatan ini, Syabil Hidayat, MSi Dorkas Parhusib, SP dan Mike Afni sebagai anggota dalam Tim bawang putih tetap semangat melakukan penanaman di Kabupaten Humbahas. Varietas yang ditanam adalah Lumbu Kuning dan Sangga sembalun.

Harapannya kedepan dengan adanya penelitian bawang putih di Kabupaten Humbahas khususnya di kecamatan Lintong Nihuta dapat menumbuhkan minat petani disekitar untuk bertanam bawang putih sehingga masa kejayan bawang putih lokal yang dulu dapat terangkat kembali sehingga import bawang putih dapat ditekan.

Langkah awal yang dilakukan oleh BPTP Sumut adalah selain mencari varietas yang tingkat adaptasinya tinggi juga diikuti dengan teknik pemberian dan dosis pupuk yang tepat.