JM Hot News - шаблон joomla Окна

Sumatera Utara memiliki Sumber Daya Genetik (SDG) yang sangat beragam. Oleh karena itu perlu dilakukan eksplorasi

secara besar besaran supaya plasma nutfah sejumlah varietas lokal agar tidak hilang dan dapat terus dijaga kelestariannya. Adalah tugas Balitbangtan BPTP Sumut untuk turut membantu melakukan karakterisasi SDG di Sumatera Utara, termasuk pada tanaman padi lokal. Kali ini kegiatan karakterisasi padi lokal ini dilaksanakan di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Kita simak sama-sama informasi menarik ini yaa!

Potensi suatu wilayah terhadap ketersediaan sumberdaya genetik tanaman lokal akan mendukung kebutuhan pangan di wilayahnya. Padi lokal tetap menjadi idaman daerah tertentu untuk dibudidayakan dan dipertahankan oleh petani maupun pemerintah daerah sebagai bentuk kepeduliaan dalam pelestarian tanaman lokal. Hal tersebut sangat penting dilakukan dalam mendukung program pemuliaan tanaman, sehingga varietas lokal tetap terjaga kelestariannya.
Perlindungan varietas perlu dilakukan untuk menghindari hilangnya varietas lokal. Balitbangtan BPTP Sumatera Utara sebagai unit kerja Kementerian Pertanian berkewajiban untuk membantu pemerintah daerah dalam melindungi aset daerahnya. Bentuk dukungan Balitbangtan BPTP Sumatera Utara adalah melakukan karakterisasi padi lokal yang masih bertahan di wilayah tertentu. Karakterisasi tanaman merupakan bentuk kegiatan dalam mendeskripsikan morfologi tanaman secara keseluruhan.

Kabupaten Labuhan Batu Utara memiliki potensi yang besar terhadap padi lokal seperti varietas Kuku Balam dan Ramos dengan keunggulan memiliki rasa yang pulen dan produksi hasil mencapai 4,5 – 5 ton/ha. Ir. Jonharnas selaku penanggung jawab kegiatan Sumberdaya Genetik bersama Lely Zulhaida Nst, SP yang akan melakukan karakterisasi kedua varietas tersebut. Kehadiran tim Balitbangtan BPTP Sumatera Utara disambut hangat oleh sekretaris (Bapak Samsuddin Pardosi, SE) beserta jajaran staff Dinas Pertanian Kab. Labuhan Batu Utara. Pelaksanaan karakterisasi varietas padi lokal dilaksanakan di Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir yang jarak tempuh lokasi 172 km dari pusat kota Aek Kanopan.

Dukungan Balitbangtan BPTP Sumatera Utara menjadi bentuk kebahagian bagi daerah Labuhan Batu Utara untuk dapat mendaftarkan dan menjadikan varietas Kuku Balam dan Ramos menjadi varietas daerah mereka. Harapan ini semoga terwujud dan menjadi aset pangan lokal sepanjang masa di Kab. Labuhan Batu Utara.