JM Hot News - шаблон joomla Окна

Yayasan Caritas PSE KAM Bidang Pengembangan Ekonomi bekerjasama dengan Balitbangtan BPTP Sumatera Utara untuk

melakukan peningkatan Kapasitas SDM anggota jemaat yang ada di Paroki Santo Petrus dan Paulus Keuskupan Agung Medan (KAM), yang berada di Jln. Asahan, Kabupaten Simalungun. Dalam Pelatihan ini Topik yang disampaikan adalah tentang Layanan Konsultasi Padi dan Koorporasi Petani, narasumber adalah Setia Sari Girsang, Ph.D. dan Ir. Moral Abadi Girsang, MDM, Yuk kita simak beritanya..

Hasil wawancara dengan Bapak Ir. Robert Pangaribuan, MP., yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Kota Pematang Siantar mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota jemaat yang pada umumnya berprofesi sebagai petani komoditas padi. Disamping itu akan dilakukan pembentukan kelompok tani dan koperasi yang berbasis keagamaan.

Sejarah di Bali dan Jawa Tengah membuktikan bahwa lembaga yg dibentuk berdasarkan adat atau keagamaan lebih maju dan bertanggungjawab karena peserta tunduk pada aturan adat dan pimpinan keagamaan.

Harapannya, kelompok tani yang terbentuk nantinya bukan bermental bantuan, namun lebih fokus pada usaha tani yang bersifat koorporasi yang mampu menjawab permasalahan petani seperti peningkatan produksi dan SDM petani, penyediaan modal, peningkatan pendapatan, daya saing, serta pemasaran baik regional maupun nasional.

Selama proses pelatihan, petani sangat antusias mendengar dan bertanya tentang pendaftaran kelompok tani, produksi yang masih rendah, index pertanaman 1- 1.5, penggunaan varietas yang tidak bersertifikat, populasi tanaman kurang dari 200.000 tanaman per hektar, pemupukan tidak tepat jumlah dan waktu, serangan tikus dan hama lain, harga padi yang rendah, kesulitan modal, serta penjualan.

Kedua narasumber dapat memberi penjelasan dan jalan keluar yang akhirnya disepakati akan dilakukan pelatihan dan pembentukan koperasi pada tanggal 13 Februari 2020.

Penutupan dipimpin oleh Pastor Cyrus Simalango, OFM. Cap., mengatakan agar para jemaat benar-benar bersemangat dan bersatu hati dalam program ini, sehingga nantinya terbentuk koperasi tani yang bisa dimanfaatkan oleh para petani yang tersebar di 20 Stasi.

Dalam tiga tahun terakhir telah dilaksanakan pelatihan dengan topic beternak ayam dan babi, budidaya padi dan fasilitasi atau bantuan benih unggul padi bersertifikat yang sudah mencapai sekitar 5 ton, sehingga ketika di lakukan wawancara pada umumnya varietas yang mereka gunakan adalah Inpari 32.