JM Hot News - шаблон joomla Окна

Salah satu limbah pertanian yang mempunyai potensi besar untuk dijadikan sebagai pakan ternak adalah jerami padi.

Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang cukup besar jumlahnya dan belum sepenuhnya dimanfaatkan karena selalu dibakar setelah proses pemanenan.

Produksi jerami padi bervariasi yaitu dapat mencapai 12-15 ton jerami segar per ha satu kali panen, atau 4-5 ton jerami kering per ha tergantung pada lokasi dan jenis varietas tanaman yang digunakan. Oleh karena itu jerami padi sangat penting artinya untuk dimanfaatkan menjadi makanan ternak khusususnya sapi.

Salah satu pemberian pakan ternak sapi di kebun percobaan pasar miring yaitu dengan jerami padi tetapi melalui fermentasi terlebih dahulu.Tujuan utama memberi pakan fermentasi pada ternak sapi supaya penyimpan pakan ternak yang tersedia dalam jumlah banyak bisa bertahan lama tanpa mengurangi kandungan nutrisi yang ada pada pakan tersebut.

Proses fermentasi dilakukan dengan 2 tahap yaitu tahap fermentasi dan pengeringan. Cara fermentasi jerami tersebut yaitu jerami, tongkol jagung dan dedak di campur dan di cacah terlebih dahulu. Kemudian ditumpuk ditempat yang telah disediakan dengan ketinggian 20 cm. Di siram menggunakan campuran EM4, gula merah dan yakult sedikit demi sedikit. Ulangi penumpukan padi dan penyiraman sedikit demi sedikit. Diamkan selama 14 hari, agar proses fermentasi berlangsung secara sempurna.

Tumpukan jerami padi yang telah mengalami proses fermentasi, diangin-anginkan sehingga cukup kering sebelum disimpan pada tempat terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung. Setelah kering jerami fermentasi dapat diberikan kepada sapi sebagai pakan pengganti rumput segar.