JM Hot News - шаблон joomla Окна

Penggunaan benih bermutu dari varietas unggul telah berkontribusi secara nyata terhadap peningkatan produksi.

Permasalahan yang dihadapi dalam penyiapan atau pengadaan benih kedelai adalah viabilitas benih kedelai yang cepat mengalami penurunan. Sering terjadi viabilitas benih kedelai menurun sampai kurang dari 80% dalam waktu 2-3 bulan. 

Faktor-faktor yang berperan sebagai penyebab tingginya laju penurunan viabiltas benih kedelai selama penyimpanan adalah (a) benih kedelai yang disimpan memiliki vigor awal yang rendah, (b) benih disimpan atau dikemas pada kadar air yang tinggi, (c) kondisi penyimpanan yang lembab dan panas, dan (d) kerusakan benih oleh hama, penyakit terbawa benih dan kerusakan benih secara mekanis.

Pengkajian mengenai pengemasan dan penyimpanan benih telah dilaksanakan di Laboratorium Pasca Panen BPTP Sumatera Utara menggunakan benih kedelai varietas anjasmoro. Jenis kemasan ang digunakan terdiri dari 4 (empat) taraf yaitu kantong plastik yang dibungkus dengan karung goni, plastic vacum, jerigen dan plastik hermetik.  Selanjutnya suhu penyimpanan dibagi menjadi 2 taraf yaitu Suhu ruang sebagai kontrol (ambient) dan Suhu dingin (18-20 C).  Parameter yang diamati adalah Daya kecambah benih, Susut Bobot, Kadar Air dan Butir Rusak.

Info Selengkapnya disini