JM Hot News - шаблон joomla Окна

Senin (26/08), Balitbangtan BPTP Sumut menghadiri kegiatan Lokakarya dengan tema “Percepatan Pendaftaran Varietas Lokal Spesifik Kabupaten Nias Tahun 2019”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Nias. Peserta yang hadir adalah Koordinator dan Penyuluh Pertanian mewakili 10 Kecamatan di Kab. Nias.

Turut hadir sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan ini adalah Kepala Balitbangtan BPTP Sumut Dr. Khadijah EL Ramija, S.Pi, MP dan Sekretaris Dinas Pertanian Mewakili Kepala Dinas yang berhalangan hadir.

Dalam arahannya disampaikan mengenai pentingnya pendaftaran varietas sumberdaya genetik sehingga jangan sampai ada orang lain (daerah atau negara lain) yang lebih dahulu memanfaatkan dan menerbitkan hak paten sumberdaya genetik yang kita miliki. Event besar “Sail Nias” juga akan memberikan kesempatan bagi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi tindak pencurian SDG yang ada di Kab. Nias sendiri.

Dalam acara ini hadir sebagai Narasumber dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian Ir. M. Asril, MM. Dalam paparannya beliau menyampaikan beberapa landasan hukum pendaftaran varietas ini salah satunya adalah UU No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman.

Selain itu juga disampaikan peran dan manfaat dari Pendaftaran Varietas Tanaman antara lain terciptanya database varietas tanaman, sehingga mempermudah upaya pelestarian dan pemanfaatan plasma nuftah indonesia, memperjelas nama varietas, deskripsi, sebaran geografis dan pemilik varietas, kemudian setiap orang/ badan hukum yg akan menggunakan Var-Lok yang sudah terdaftar di Pusat PVTPP sebagai varietas asal untuk menghasilkan varietas turunan esensial (VTE), wajib membuat perjanjian terlebih dulu dengan Bupati/Walikota/ Gubernur/Kantor Pusat PVTPP yang mewakili kepentingan masyarakat pemilik Var-Lok dan beberapa hal lainnya.

Dalam acara penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Penanggung Ir. Sorta Simatupang, MSi menyampaikan pendaftaran varietas lokal sangat perlu segera dilaksanakan untuk menghindari kepunahan dan mempertahankan kemurnian serta keberadaan tanaman spesifik lokasi Kab. Nias. Selanjutnya akan dilakukan identifikasi dan karakterisasi beberapa tanaman yang sudah diajukan oleh peserta diantaranya : duku, pisang, padi mao mao, padi sariwangi, kapulaga, dll, yang semuanya memiliki ciri khas spesifik Kab. Nias yang sudah lama berkembang.