JM Hot News - шаблон joomla Окна

Horas Sobatani mau tau perkembangan pertanaman kaji terap padi dan jagung di Sumatera Utara, berikut informasinya.

Sesuai Permentan 19 tahun 2017, Badan Litbang Pertanian telah menetapkan suatu kegiatan peningkatan kapasitas, salah satu kegiatannya dilakukan melalui kaji terap.

Perkembangan tanaman kaji terap padi yang saat ini berumur 76 Hst di Desa Mangga Kec. Stabat Kab. Langkat menujukkan pertumbuhan dan menghasilkan bulir-bulir yang cukup baik.

Varietas Inpari 33 yang digunakan ditanam melalui tiga cara sistem tanam, yaitu tanam benih langsung (tabela), jarwo 2: 1 dan cara petani. Varietas Inpari 33. Kaji terap padi dilaksanakan di Desa Mangga Kec. Stabat Kab. Langkat dengan melibatkan 2 poktan, Poktan Rahmat I dan Poktan Rahmat III.

Dari hasil pengamatan jumlah anakan berbeda pada setiap sistem tanam, dari 6 orang petani yang melakukan sistem tabela rata-rata jumlah anakan produktif 25 per rumpun, dari 4 orang petani yang melakukan sistem tanam jarwo 2:1 menghasilkan anakan produktif 28 per rumpun dan dari 4 orang petani yang melakukan tanam cara petani menghasilkan anakan produktif 24 per rumpun.

Kegiatan dianjutkan dengan pemupukan kedua tanaman kaji terap jagung di Desa Purwobinangun Kec. Sei Bingai Kab. Langkat, jagung Nasa 29 saat ini berumur 25 hst, pemupukan dilakukan berdasarkan analisis pemupukan PUJS, terdapat 3 perlakuan jarak tanam pada jagung, dari jarak tanam 75x20 cm 1 biji perlubang menghasilkan tinggi tanaman 55 cm sedangkan dari jarak tanam 75x 40 cm 2 biji per lubang menghasilkan tinggi tanaman 63,5 cm dan cara tanam petani menghasilkan tinggi tanaman 69 cm.