JM Hot News - шаблон joomla Окна

Horas #SobaTani!
Kepala BPTP Sumatera Utara DR. Khadijah El Ramija, SPi, MP kembali menghadiri acara Temu Lapang dan Panen Bersama kegiatan Diseminasi Inovasi Teknologi Perbenihan Bawang Merah Mendukung Program Kawasan Pertanian Sejahtera (SAPIRA), simak berita selengkapnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk penyediaan benih bermutu di Sumatera Utara yang berlokasi di Kebun Percobaan Gurgur, Kecamatan Aek Raja, Kabupaten Toba Samosir setelah sebelumnya juga telah dilaksanakan panen bersama di Kelompok Tani Latersia, Desa Batu Karang, Kecamatan Karo.

Bapak Ir. Palmarum Nainggolan, MS selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa varietas yang dikembangkan kali ini adalah Bima Brebes, kelas benih label ungu (SS). Teknologi yang diterapkan adalah teknologi produksi lipat ganda bawang merah (Proliga) salah satunya adalah rekayasa jarak tanam dimana biasanya petani menggunakan jarak tanam 15 cm x 15 cm atau 15 cm x 20 cm, sementara dalam teknologi proliga jarak tanam yang digunakan adalah 15 cm x 10 cm atau 10 cm x 10 cm. Selain itu penggunaan pupuk dan pengendalian hama dan penyakit serta musim tanam yang tepat sangat berpengaruh dalam keberhasilan produksi benih bawang merah. Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan diperoleh hasil rata-rata 27 – 29,5 ton per ha.

Kepala Balitbangtan BPTP Balitbangtan Sumatera Utara menyampaikan bahwa produksi benih ini akan di sebar kepada kelompok tani pada kawasan pertanian sejahtera (SAPIRA) dan mengharapkan petani dapat merespon dan merasakan dampak teknologi perbenihan yang dilaksanakan oleh Balitbangtan BPTP Sumut ini, dan menjadikan bawang merah ini sebagai komoditi strategis dalam mendukung kedaulatan pangan di Sumatera Utara.