Home Info Teknologi Alat & Mesin BPTP Sumut Sosialisasikan Yellow Trap
Jarwo Transplanter
Jarwo
Lab
Pedati
Jeruk
Teknologi Penyisiran Tandan Pisang Barangan
21 May 2012 17:00 - B. NapitupuluTeknologi Penyisiran Tandan Pisang Barangan

Produksi pisang di Sumatera Utara (Sumut) tahun 2005 (angka sementara) adalah sebesar 134.276 ton dengan luas areal 3.047 ha. Varietas yang banyak dikembangkan di Sumut adalah pisang Barangan. Pisang barangan merupakan salah satu buah spesifik Sumatera Utara. Buahnya memiliki keunggulan dibandingkan dengan kultivar pisang lainnya. Keunggulan tersebut antara lain: rasa daging buahnya lebih manis, w [ ... ]

Selengkapnya...
Teknowisata Peternakan Di Kebun Percobaan Gedung J...
12 Jan 2014 17:00 - administratorTeknowisata Peternakan Di Kebun Percobaan Gedung Johor

Rencana Aksi Pengembangan Kebun Percobaan Gedung Johor telah diutarakan Kepala BPTP Sumatera Utara pada saat acara “Silaturahmi BPTP Sumut tahun 2014” pada Jumat (10/1) minggu lalu. Pengembangan KP Gedung Johor ini direncanakan sebagai show window teknologi Badan Litbang Pertanian di Sumatera Utara khususnya sebagai tempat teknowisata komoditi hortikultura dan peternakan. Tujuan teknowisata p [ ... ]

Selengkapnya...
Teknologi Benih Berperan Dalam Meningkatkan Produk...
20 May 2014 16:01 - P. NainggolanTeknologi Benih Berperan Dalam Meningkatkan Produksi Gambir

Gambir (Unicaria gambir Roxb) termasuk salah satu jenis tanaman famili Rubiaceae (kopi-kopian). Bentuk keseluruhan tanaman ini seperti pohon bougenvil, yaitu merambat dan berkayu.  Gambir sebagai komoditas perkebunan rakyat yang pasar utamanya untuk ekspor. Ekspor gambir Indonesia tahun 2009 mencapai 18.298 ton dengan nilai US $ 38,04 juta (BPS, 2010). Indonesia menguasai 80% pangsa gambir di dun [ ... ]

Selengkapnya...
Other Articles
Siti Fatimah Batubara, SP, MSi
23 Apr 2014 08:46 - administrator

  Unit Kerja: BPTP Sumatera Utara Pendidikan: S2 Jabatan: Staf Pelaksana Kelji Sumberdaya
Bidang Penelitian: - E-mail: \n This email addr [ ... ]

Pegawai Selengkapnya...
Afrizal
22 Apr 2014 07:13 - administrator

Unit Kerja: BPTP Sumatera Utara Pendidikan: SMA Jabatan: Staf Pelaksana KSPP
Bidang Penelitian: - E-mail: -

Pegawai Selengkapnya...
Ir. Sortha Simatupang, MSi
23 Apr 2014 09:05 - administratorIr. Sortha Simatupang, MSi

Unit Kerja: BPTP Sumatera Utara Pendidikan: S2 Jabatan: Peneliti Utama
Bidang Penelitian: Pemuliaan dan Genetik Tanaman E-mail: \n This e [ ... ]

Peneliti UtamaSelengkapnya...
Jumiati
23 Apr 2014 10:21 - administratorJumiati

Unit Kerja: Kebun Percobaan Pasar Miring
Pendidikan: SMA Jabatan: Staf Keuangan dan Kepegawaian
Bidang Penelitian: - E-mail: -

Pegawai Selengkapnya...
Other Articles

BPTP Sumut Sosialisasikan Yellow Trap

User Rating:  / 0
PoorBest 

Dalam rangka mengantisipasi meluasnya serangan hama wereng coklat di Sumatera Utara, BPTP Sumatera Utara mulai mensosialisasikan penggunaan Yellow trap (perangkap kuning) untuk pengendalian massal dan juga untuk memantaupopulasi wereng coklat tersebut.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 Januari 2011 bertempat di KP. Pasar Miring, Deli Serdang. Melalui acara ini diharapkan penggunaan Yellow trap dapat cepat tersebar keseluruh penjuru Sumatera Utara. Acara ini diikuti oleh 26 Kabid Produksi dari Dinas Pertanian kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Pada kesempatan tersebut, Ir.Akmal, MSi, peneliti BPTP Sumut, menjelaskan bahwa Yellow trap ini selain berfungsi untuk mengendalikan hama wereng dan penggerek batang padi, juga dapat digunakan untuk melakukan monitoring populasi hama sehingga dapat ditentukan waktu tanam yang tepat, khususnya pada daerah-daerah yang endemis serangan wereng coklat serta sebagai petunjuk waktu pelaksanaan pengendalian dengan menggunakan pestisida kimia.

Yellow trap adalah perangkap hama berbentuk rumah kecil (gubuk) berwarna kuning, terbuat dari seng dan dilengkapi dengan lampu, corong tempat masuk hama serta plastik tempat menampung hama yang terperangkap. Lampu perangkap dipasang pada ketinggian 150—250 cm

dari permukaan tanah. Hasil tangkapan dengan lampu 100 watt dapat mencapai 400.000 ekor/malam. Apabila pada areal persawahan tidak tersedia listrik maka lampu 100 watt dapat digantikan dengan lampu kapal/petromak.