Home Info Teknologi Alat & Mesin BPTP Sumut Sosialisasikan Yellow Trap
Tanam Perdana
Kedelai
Jarwo
Pedati
Jarwo Transplanter
Teknologi Benih Berperan Dalam Meningkatkan Produk...
20 May 2014 16:01 - P. NainggolanTeknologi Benih Berperan Dalam Meningkatkan Produksi Gambir

Gambir (Unicaria gambir Roxb) termasuk salah satu jenis tanaman famili Rubiaceae (kopi-kopian). Bentuk keseluruhan tanaman ini seperti pohon bougenvil, yaitu merambat dan berkayu.  Gambir sebagai komoditas perkebunan rakyat yang pasar utamanya untuk ekspor. Ekspor gambir Indonesia tahun 2009 mencapai 18.298 ton dengan nilai US $ 38,04 juta (BPS, 2010). Indonesia menguasai 80% pangsa gambir di dun [ ... ]

Selengkapnya...
Tips Menanam Cabe Di Musim Hujan
27 Nov 2014 02:32 - administratorTips Menanam Cabe Di Musim Hujan

Menanam cabe di musim hujan memerlukan teknik budidaya yang lebih intensif dibandingkan jika kita menanam cabe pada musim kemarau.  Menanam cabe pada musim hujan bukanlah musim yang idela bagi budidaya cabe, sehingga biasanya menanam cabe pada musim hujan ini disebut sebagai bertanam cabe di luar musim (off season). Menanam cabe pada musim hujan akan menghadapi kendala cuaca yang tidak kondusif [ ... ]

Selengkapnya...
BPTP Sumut Bina Penangkar Benih Kedelai di Langkat
09 Feb 2012 17:00 - Loso WinartoBPTP Sumut Bina Penangkar Benih Kedelai di Langkat

Dalam rangka memenuhi kebutuhan benih kedelai bermutu di Sumatera Utara, BPTP Sumut telah melakukan pembinaan penangkar benih untuk menghasilkan benih kedelai bermutu. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, pada ketinggian ± 25 m dari pemukaan laut (dpl). Jenis tanah Ultisol, pH tanah 5,5. Varietas yang digunakan adalah njasmoro, Kaba dan Sinabung, ket [ ... ]

Selengkapnya...
Other Articles
Tiomadan Sinurat
21 Apr 2014 08:27 - administratorTiomadan Sinurat

Unit Kerja: BPTP Sumatera Utara Pendidikan: SMA Jabatan: Staf Pelaksana Ur. Belanja Rutin
Bidang Penelitian: - E-mail: -

Pegawai Selengkapnya...
Rumiris Ramayana, ST
21 Apr 2014 07:08 - administratorRumiris Ramayana, ST

Unit Kerja: BPTP Sumatera Utara Pendidikan: S1 Jabatan: Staf Kepegawaian
Bidang Penelitian: - E-mail: -

Pegawai Selengkapnya...
Siti Fatimah Batubara, SP, MSi
23 Apr 2014 08:46 - administrator

  Unit Kerja: BPTP Sumatera Utara Pendidikan: S2 Jabatan: Staf Pelaksana Kelji Sumberdaya
Bidang Penelitian: - E-mail: \n This email addr [ ... ]

Pegawai Selengkapnya...
Dr. Siti Maryam Harahap, SP, MP
22 Apr 2014 07:19 - administrator

  Unit Kerja: BPTP Sumatera Utara Pendidikan: S3 Jabatan: Staf Pelaksana KSPP / Peneliti Muda
Bidang Penelitian: Kesuburan Tanah dan Biologi Tanah  [ ... ]

Peneliti MudaSelengkapnya...
Other Articles

BPTP Sumut Sosialisasikan Yellow Trap

User Rating:  / 0
PoorBest 

Dalam rangka mengantisipasi meluasnya serangan hama wereng coklat di Sumatera Utara, BPTP Sumatera Utara mulai mensosialisasikan penggunaan Yellow trap (perangkap kuning) untuk pengendalian massal dan juga untuk memantaupopulasi wereng coklat tersebut.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 Januari 2011 bertempat di KP. Pasar Miring, Deli Serdang. Melalui acara ini diharapkan penggunaan Yellow trap dapat cepat tersebar keseluruh penjuru Sumatera Utara. Acara ini diikuti oleh 26 Kabid Produksi dari Dinas Pertanian kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Pada kesempatan tersebut, Ir.Akmal, MSi, peneliti BPTP Sumut, menjelaskan bahwa Yellow trap ini selain berfungsi untuk mengendalikan hama wereng dan penggerek batang padi, juga dapat digunakan untuk melakukan monitoring populasi hama sehingga dapat ditentukan waktu tanam yang tepat, khususnya pada daerah-daerah yang endemis serangan wereng coklat serta sebagai petunjuk waktu pelaksanaan pengendalian dengan menggunakan pestisida kimia.

Yellow trap adalah perangkap hama berbentuk rumah kecil (gubuk) berwarna kuning, terbuat dari seng dan dilengkapi dengan lampu, corong tempat masuk hama serta plastik tempat menampung hama yang terperangkap. Lampu perangkap dipasang pada ketinggian 150—250 cm

dari permukaan tanah. Hasil tangkapan dengan lampu 100 watt dapat mencapai 400.000 ekor/malam. Apabila pada areal persawahan tidak tersedia listrik maka lampu 100 watt dapat digantikan dengan lampu kapal/petromak.