22October2018

Home Berita Info Teknologi Pertanian Teknologi Pengolahan Bahan Pakan Ternak Sapi

Teknologi Pengolahan Bahan Pakan Ternak Sapi

User Rating:  / 0
PoorBest 

Manajemen ternak sapi meliputi pengolahan biaya produksi, biaya pakan merupakan biaya terbesar dari total biaya produksi, biaya ini mencapai 60-70%. Berbagai usaha dilakukan untuk mengurangi biaya pakan tersebut, antara lain dengan mencari sumber-sumber pakan alternatif sehingga dapat mengurangi biaya produksi tanpa mengurangi produktivitas ternak. Pakan alternatif dapat diperoleh selain dari rumput segar, yaitu dengan memfermentasi limbah pertanian atau perkebunan seperti jerami padi, jagung, bonggol jagung, kulit kacang, alang-alang, pucuk tebu, pelepah kelapa sawit dan limbah tanaman lainnya.

Beberapa Bahan Pakan alternatif antara lain:

1. Jerami padi fermentasi

Sapi Peranakan Ongole (PO) yang diberi rumput lapangan dan jerami padi, pertambahan bobot badan yang dicapai berkisar 0,24 kg/ekor/hari. Sementara sapi potong yang diberi pakan rumput lapangan, jerami ditambah konsentrat memperoleh pertambahan bobot badan harian yang lebih tinggi yaitu 0,65 kg/ekor/hari (Purbowati, 2012).

2.   Cacahan pelepah dan daun kelapa sawit.

Haryani dkk (2012) melaporkan pemberian pakan sapi Bali jantan berupa cacahan pelepah sawit yang telah diformulasi dengan limbah tanaman pangan sebagai konsentrat diperoleh pertambahan bobot badan harian sebesar 0,65 kg/ekor/hari dan 0,72 kg/ekor/hari selama penggemukan.

 3.   Silase legum.

Legum pohon seperti daun lantoro, daun turi, daun indigofera, jerami kacang tanah atau daun mukuna sifat yang mudah rusak atau tidak tahan lama, sehingga perlu perlakuan khusus agar dapat disimpan dalam waktu tertentu. Berikut ini tahapan pembuatan silase jenis legume (kacang-kacangan):

  1. Rajang legume (lantoro atau indigofera atau turi atau gamal) dengan ukuran antara 05 -2 cm sebanyak 100 kg.
  2. Racangan legume dicapur dengan 5 kg molasses atau gula merah. Kemudian diaduk sampai merata.
  3. Setelah semua bahan dicampur merata, lalu diisi kedalam plastik hitam yang tidak tembus udara dan air.
  4. Plastik hitam tersebut dilapisi dengan karung dari luarnya. Kemudian diikat atau ditutup rapat, selanjutnya disimpan pada tempat yang tidak terkena hujan dan panas selama 3 minggu.
  5. Setelah 3 minggu silase legume telah jadi dan siap diberikan pada ternak sapi. Tapi sebelum diberikan sebaiknya kantong palstik pembungkus dibuka dan dibiarkan selama 5 menit.
  6. Silase legume ini dalam keadaan tertutup rapat tidak terkena udara luar dan panas dapat disimpan selama 2-3 tahun.

 

Skema Pembuatan Silase Legume