Home Berita Info Aktual Temu Teknis Inovasi Pertanian Mendukung Upaya Khusus Swasembada Pangan di Sumatera Utara

Temu Teknis Inovasi Pertanian Mendukung Upaya Khusus Swasembada Pangan di Sumatera Utara

User Rating:  / 0
PoorBest 

Selamat Sore SobaTani Dalam rangka mendiseminasikan hasil inovasi Balitbangtan,  BPTP Balitbangtan Sumut menggelar Temu Teknis Inovasi Pertanian Mendukung Upaya Khusus Swasembada Pangan di Sumatera Utara, Yuk simak beritanya.

Peran Penyuluh sangat penting, strategis dan monumental sebagai ujung tombak dan garda terdepan dari aparatur pada sektor pertanian khususnya dalam rangka hilirisasi inovasi pertanian. Sesuai Peraturan Menteri Pertanian nomor 19 tahun 2017, Balitbangtan telah menetapkan satu kegiatan untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan profesionalisme penyuluh pertanian guna mempercepat hilirisasi inovasi pertanian yang dihasilkan oleh Balitbangtan.

Dalam rangka hilirisasi inovasi tersebut, BPTP Balitbangtan Sumut menggelar kegiatan Temu Teknis inovasi  pertanian Mendukung Upaya Khusus Swasembada Pangan di Sumatera Utara, yang dilaksanakan tanggal 6-7 November 2018. Temu Teknis merupakan forum pertemuan antara peneliti-penyuluh BPTP dan penyuluh di lapangan dalam rangka mengkomunikasikan, mendiseminasikan dan menjaring inovasi pertanian hasil Litkaji untuk digunakan sebagai referensi penyuluh pertanian dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian di lapangan.

Temu Teknis dihadiri oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provsu, Dinas Perkebunan Provsu, Perguruan Tinggi di Medan, peserta yang mengikuti Temu Teknis berjumlah sekitar 140 orang, terdiri dari unsur ; Peneliti dan Penyuluh BPTP Balitbangtan Sumut 40 orang, Penyuluh pertanian tingkat provinsi 10 orang, Mahasiswa Politeknik Pengembangan Pertanian Medan 20 orang, Koordinator Penyuluh dan PPL dari 17 kabupaten/kota, dimana 11 Kabupaten/Kota yang hadir merupakan Kabupaten/Kota yang menjadi wewenang tanggung jawab UPSUS BPTP Balitbangtan Sumut.

Kepala Dinas TPH Provsu yang diwakili oleh Sekretaris mengatakan bahwa kegiatan Temu Teknis Inovasi yang dilaksanakan oleh BPTP Balitbangtan Sumut merupakan sarana yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan Penyuluh, pada tahun ini telah terjadi peningkatan provitas secara signifikan terhadap beberapa komoditas lain selain komoditas padi, hal tersebut tentunya tidak terlepas dari peran penting Penyuluh. Oleh karenanya beliau berpesan agar para peserta memanfaatkan dan menggali inovasi teknogi yang nanti diberikan oleh Narasumber.

Temu teknis inovasi pertanian yang dilaksanakan ini mengusung tema : Peran strategis inovasi teknologi komoditas pertanian dalam mendukung upaya khusus swasembada pangan di Sumatera Utara. Selanjutnya untuk menjabarkan tema tersebut, telah ditetapkan 3 paparan materi dan narasumber yang kompeten dibidangnya.

Ketiga materi yang disampaikan antara lain : (1) Peran Upsus Pajale dalam Meningkatkan Kesejahteraan petani, Narasumber : Bapak Dr. Rahmat, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian  Pertanian, (2) Peran strategis komoditas Peternakan dalam program pengentasan kemiskinan Kementerian Pertanian, Narasumber Bapak Dr. Arnold Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Kementerian Pertanian dan (3) Peran Strategis Komoditas Hortikultura dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan, Narasumber : Bapak  P. Nainggolan, Peneliti Senior BPTP Balitbangtan Sumut.

Selanjutnya hari kedua, rangkaian Temu teknis dilanjutkan di KP Pasar Miring, para peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti panen bersama Kepala BPTP Balitbangtan Sumut, kunjungan ke beberapa display varietas padi,  praktek combine harvester dan pameran inovasi pertanian, Kepala Balai mengharapkan inovasi yang didapat oleh peserta selama kegiatan ini dapat disampaikan kepada penyuluh lain dan juga para petani binaan di daerahnya.

Diakhir acara,  dilakukan penyerahan secara simbolis benih padi, dan jeruk kepada 5 Kabupaten/Kota : Langkat, Serdang Bedagai, Toba Samosir, Padang Lawas Utara dan Padang Sidempuan, sebagai cinderamata dari KP Pasar Miring, semua peserta mendapatkan benih kedelai untuk dibawa pulang ke Kabupaten masing-masing.