Home Berita Info Aktual Transformasi ilmu pengetahuan dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi generasi masa depan pada “International Rice Congress” di Singapura

Transformasi ilmu pengetahuan dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi generasi masa depan pada “International Rice Congress” di Singapura

User Rating:  / 0
PoorBest 

Pertemuan terbesar tentang ketahanan pangan dan gizi masyarakat masa depan dihadiri oleh pimpinan pemerintahan dan swasta, pembuat kebijakan,  peneliti, serta penyedia teknologi tanaman pangan terkhusus padi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pelaku utama perberasan di seluruh dunia dalam berbagi ilmu pengetahuan, pengalaman, serta jaringan usaha atau berbagi ilmu pengetahuan dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi generasi masa depan.

Topik khusus yang dibahas dalam pertemuan ini adalah ketahanan pangan, Teknologi Pertanian, Generasi Masa Depan pertanian, serta Kebijakan Pertanian. Pemakalah utama pada kegiatan ini dari berbagai organisasi yakni Lawrence Wong (Menteri Pembangunan Nasional dan Menteri Kedua Keuangan Singapura), Dr. Matthew Morell (Direktur Jenderal IRRI), Gilbert F. Houngbo (Presidenen IFAD), Dr. Kundhavi Kadiresan (Asisten Direktur Jenderal dan Perwakilan Regional untuk Asia dan Pasifik, PBB), Qiva Zhang (Profesor Universitas Huangzhong, China), Prof. Yuang Longping (Ahli padi hibrida pada pusat pengembangan dan penelitian padi hibrida nasional China), Krysta Harden (bagian eksternal dan kepala urusan keberlanjutan corteva agriscience ™, divisi pertanian DowDupont), Jens Hartman (Kepala wilayah Asia Pacific, Divisi Ilmu Tanaman, Bayer),  Werner Vogels (CTO Amazon Com), Le Nguyet Minh (Penasehat Pertanian Global), Sunny Verghese (CEO Olam), Peng Jiming (Profesor dan Direktur Departemen Industri, Pusat Pengembangan dan Penelitian Padi Hibrida Nasional China), serta Genzhong (Kepala dan Manajer teknologi Pherobio).

Kegiatan ini dihadiri oleh semua pelaku perberasan diseluruh dunia baik organisasi pemerintah dan swasta. Untuk perwakilan Indonesia dihadiri oleh Dr. Hasil Sembiring (LO IRRI Indonesia), peneliti dari BB Padi, BB Biogen, IPB, BPTP, Bapenas, serta perusahaan swasta. Untuk BPTP Sumatera Utara dihadiri oleh Setia Sari Girsang, Ph.D. yang mempresentasikan paper dalam bentuk poster dengan dua judul yakni keragaman unsur hara pada lahan irigasi teknis sebagai dasar dalam reklamasi lahan di Indonesia dan respon padi terhadap Nitrogen hubungannya dengan anorganik N dan bulk density tanah pada lahan sawah yang tidak digenangi. Masing-masing makalah bertujuan dalam efisiensi pemupukan dalam hubungannya dengan sifat kimia dan fisika tanah dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Pada pertemuan ini diberikan kesempatan kepada peserta yang hadir untuk bertemu dengan peneliti, wirausaha, pemangku kebijakan, generasi masa depan pertanian di seluruh dunia, serta IRRI alumi. Peneliti BPTP Sumut berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Dr. Honging Tong (Intitute of Crop Science, China), IRRI Rice Crop Manager, Dr. Ferman Heider (Bayer, South East Asia Pte Ltd., dan IRRI alumni yang masing-masing membahas tentang penggunaan Nitrogen pada padi atau teknologi salibu, kemajuan Rice Crop Manager di Filipina dan Indonesia, penggunaan pestisida di Asia, terkhusus di Indonesia, serta kegiatan penelitian dan informasi teknologi dari alumni IRRI.

Dalam hal ini, ucapan terimakasih setinggi-tingginya disampaikan kepada International Rice Research Institute (Filipina dan Indonesia) atas dukungan baik dana dan kesempatan untuk dapat hadir pada pertemuan bertaraf internasional yang diselenggarakan setiap 4 tahun, Badan Litbang Pertanian dalam memfasilitasi  peneliti berkreasi untuk menghasilkan penelitian yang baik dan berkualitas dengan dukungan dana kegiatan SMART-D, dan BPTP Sumatera Utara dalam memberikan izin dan masukan dalam kehadiran penelitinya di taraf internasional.