Home Berita Info Aktual Rakor UPSUS Padi Jagung Kedelai

Rakor UPSUS Padi Jagung Kedelai

User Rating:  / 0
PoorBest 

Rakor upsus pajale dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan yang diwakili oleh Sekretaris ( Asrah FM Harahap, MM), Kasubbag Tata Usaha BP4 (Imron Munthe), Kabid TPH ( Ir. Rukiah Iriani), Kepala BPTP Balitbangtan Sumut (Dr. Khadijah EL Ramija, SPi. MP) dan LO BPTP Sumut serta penyuluh se Kota Medan.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan yang diwakili oleh Ibu Sekretaria ( Asrah FM, Harahap, MM) menyampaikan sangat mengapresiasi sekali dan berbangga hati atas kunjungan dari ibu kepala BPTP Balitbangtan Sumut, teknologi dan inovasi dari BPTP Balitbangtan Sumut yang saat ini sangat kami harapkan di kota medan, ujar beliau.

Peran serta penyuluh dilapangan sangat besar dalam mensukseskan program Upsus Pajale di kota Medan, beliau berharap dengan adanya kehadiran Kepala BPTP Balitbangtan Sumut dapat meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia (SDM) yang ada di kota Medan, sehingga teknologi Balitbangtan nantinya dapat diterapkan para penyuluh dilapangan.

Acara posko pajale sudah rutin dilaksanakan setiap minggu, hari senin, sarana ini dimanfaatkan untuk membahas mengenai peningkatan target luas tambah tanam setiap bulannya dan masalah yang dihadapi petani dilapangan, dengan penerapan teknologi Balitbangtan diharapkan dapat mencapai memberikan kemudahan dalam pencapaian target Upsus di Kota Medan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPTP Balitbangtan Sumut, Dr. Khadijah EL Ramijah, SPi. MP memaparkan tentang peningkatan produksi padi melalui penerapan paket teknologi secara berkelanjutan. Dalam paparannya beliau menjelaskan tentang teknologi jajar legowo super pada lahan sawah irigasi, teknologi largo super pada lahan kering yang dapat meningkatkan produksi pertanian. Penggunaan varietas unggul, pupuk berimbang, penggunaan combine harvester untuk memanen sehingga menghemat tenaga kerja.

Selanjutnya beliau menyarankan agar segera dibuat demplot di Kota Medan yang nantinya dapat digunakan sebagai percontohan kepada petani di kota medan dan berharap petani dapat mengikuti/ mencontohnya, beliau juga akan memberikan caplak 2: 1 kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Medan yang dapat digunakan dilapangan sehingga dapat meningkatkan hasil pertanaman.