Home Berita Info Aktual Sinkronisasi Materi Litkaji dan Programa Penyuluh Pusat dan Daerah

Sinkronisasi Materi Litkaji dan Programa Penyuluh Pusat dan Daerah

User Rating:  / 0
PoorBest 

Peran penyuluhan dirasakan semakin penting dalam rangka hilirisasi inovasi pertanian. Sementara dalam waktu yang bersamaan kelembagaan penyuluhan di daerah sedang dalam penataan. Kementerian Pertanian merespon kondisi tersebut dengan memberikan tugas kepada BPTP untuk berperan aktif membantu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas penyuluh.

Kementerian pertanian merespon kondisi dimana saat ini, kelembagaan penyuluh daerah sedang dalam proses penataan. Peran nyata yang dilakukan kementerian pertanian yaitu memberikan tugas kepada BPTP untuk berperan aktif membantu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas penyuluh, karena penyuluh sangat berperan dalam melakukan hilirisasi inovasi pertanian.

Untuk mewujudkan penyuluh pertanian yang tangguh dan handal dalam memberdayakan pelaku utama dan pelaku usaha diperlukan upaya-upaya khusus terkait dengan peningkatan profesionalisme penyuluh pertanian, pembenahan organisasi dan kelembagaan penyuluhan, dan penyelarasan tugas dan fungsi lembaga yang memiliki fungsi penyuluhan dan diseminasi.

Pada hari ini Selasa, 30 Juli 2018 telah dilaksanakan kegiatan Sinkronisasi Materi Litkaji dan Programa Pusat dan Daerah. Acara dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan Tanaman Hortikultura, Kepala BPTP Balitbangtan Sumut, Koordinator Program dan Ketua SDM BPTP Sumut, serta Penyuluh dari BPTP Sumut dan Dinas TPH Provinsi Sumut.

Kegiatan diawali dengan mendengarkan arahan dari Kepala BPTP Balitbangtan Sumut sekaligus pembukaan kegiatan. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa Rekomendasi teknologi hasil litkaji baru dapat disebut “layak” jika teknologi tersebut  merupakan output yang berpotensi untuk memecahkan masalah, memberikan keuntungan dan berdampak kepada pengguna.  Oleh karena itu keberhasilan kegiatan penelitian dan pengkajian (litkaji) pertanian ditentukan oleh tingkat pemanfaatan hasilnya oleh pengguna/sasaran. Kebutuhan akan percepatan diseminasi teknologi dan informasi inovasi yang dibutuhkan petani dirasakan semakin mendesak, mengingat adanya kesenjangan antara hasil litkaji dan capaian hasil di tingkat petani.

Untuk itu, perlu strategi atau mekanisme yang efisien dan efektif dalam diseminasi, agar inovasi hasil pengkajiannya sampai kepada pengguna secara cepat dan meluas.Kegiatan Sinkronisasi Hasil Litkaji dan Programa Penyuluhan Pusat-Daerah disusun sebagai upaya merespon momen strategis untuk menyebarluaskan inovasi teknologi hasil litkaji sekaligus menjawab keinginan petani terhadap inovasi teknologi yang dibutuhkan.

Acara dilanjutkan dengan Pemaparan Kegiatan tahun 2019 BPTP Balitbangtan Sumut oleh Kepala BPTP Sumut,  selanjutnya pemaparan materi Kegiatan Penyuluhan tahun 2019 oleh Kabid Penyuluhan Dinas TPH.