Home Berita Info Aktual Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Triwulan II Kegiatan Penelitian, Pengkajian dan Penyuluhan BPTP Balitbangtan Sumatera Utara T.A.2018

Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Triwulan II Kegiatan Penelitian, Pengkajian dan Penyuluhan BPTP Balitbangtan Sumatera Utara T.A.2018

User Rating:  / 0
PoorBest 

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan Pengendalian dan Evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006, disebutkan bahwa monitoring merupakan suatu kegiatan mengamati secara seksama suatu keadaan atau kondisi, termasuk juga perilaku atau kegiatan tertentu, dengan tujuan agar semua data masukan atau informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan tersebut dapat menjadi landasan dalam mengambil keputusan tindakan selanjutnya yang diperlukan. Tindakan tersebut diperlukan seandainya hasil pengamatan menunjukkan adanya hal atau kondisi yang tidak sesuai dengan yang direncanakan semula. Tujuan Monitoring untuk mengamati/mengetahui  perkembangan dan kemajuan, identifikasi dan permasalahan serta antisipasinya/upaya pemecahannya.  Sedangkan Evaluasi bertujuan untuk melihat tingkat keberhasilan pengelolaan kegiatan, melalui kajian terhadap manajemen dan output pelaksanaannya serta permasalahan yang dihadapi, untuk selanjutnya menjadi bahan evaluasi kinerja program dan kegiatan selanjutnya. Bentuk evaluasi berupa pengkajian terhadap manajemen dan output pelaksanaannya serta permasalahan yang dihadapi.

Pada hari Selasa, 10 Juli 2018 dilaksanakan Rapat koordinasi monitoring dan evaluasi Triwulan II kegiatan litkajiluh T.A 2018. Agenda rapat ini adalah :
1. Sosialisasi kegiatan pengkajian KP4S oleh Penanggung jawab kegiatan
2. Pemaparan kemajuan kegiatan Litkajiluh APBN T.A.2018
Rapat ini dihadiri oleh Kepala BPTP Sumatera Utara, Peneliti, Penyuluh dan seluruh Penanggung jawab Kegiatan Litkajiluh. Acara diawali dengan arahan dari Ibu Kepala Balai Dr. Khadijah EL Ramija. Dalam arahannya beliau menyampaikan beberapa hal, antara lain: 1) serapan anggaran dipacu khususnya bagi kegiatan yang tidak terkait musim tanam, 2) output kegiatan agar disesuaikan dengan yang tercantum dalam Perjanjian Kinerja, dan 3) kegiatan inhouse harus menghasilkan rekomendasi teknologi bagi stakeholder di daerah. Acara dilanjutkan dengan pemaparan kegiatan KP4S dan kemajuan kegiatan Litkajiluh oleh penanggung jawab kegiatan.